Saturday, 11 July 2015

Kuburan Massal Kuno dan Kisah di Baliknya, Terkuak Setelah Ratusan Tahun




komentar | baca - tulis komentar

Kuburan massal selalu menjadi hal yang misterius. Bagaimana tidak, kuburan massal ini berisi begitu banyak manusia yang dikubur bersama di tempat yang sama. Selalu ada alasan tertentu mengapa orang-orang ini dimakamkan dengan cara demikian.

Orang-orang yang dimakamkan dengan cara seperti ini biasanya adalah mereka korban perang, penyakit, bencana kelaparan, atau korban ritual yang mengerikan. Kali ini, boombastis akan mengajakmu untuk melihat beberapa kuburan massal yang baru ditemukan di era modern.

1. Kuburan Massal Olimpiade

Tahun 2009, pekerja konstruksi yang membangun jalan untuk persiapan Olimpiade London menemukan kuburan massal kuno di Weymouth, Inggris. Sisa-sisa tubuh manusia tersebut ternyata bukanlah dari bangsa Briton atau Saxon, tapi adalah bangsa Viking dari Skandinavia yang menurut perkiraan dibunuh dan dikubur sekitar tahun 910-1030 Masehi.
Kuburan Massal Olimpiade [Image Source]
Kuburan Massal Olimpiade [Image Source]
Mayat tersebut memiliki tanda pedang di rahang dan tulang belakang, serta tangan mereka dipotong dan diletakkan dengan rapi di samping tubuh mereka sebelum dikubur. Hal ini menunjukkan bahwa mereka kemungkinan adalah tawanan perang. Sekitar 51 mayat tanpa kepala ditemukan di makam tersebut dan 10 di antaranya ternyata masih remaja atau di awal usia 20an. Karena tidak adanya senjata, kain atau perhiasan di makam tersesbut, disimpulkan bahwa mereka dikubur telanjang.

2. Kuburan Massal Bayi

Tahun 1912, sebuah makam kuno berisi 97 mayat bayi ditemukan di Buckinghamshire, Inggris oleh Alfred H. Cocks. Namun ia gagal menyelidiki tentang mayat-mayat ini. Arkeologis Dr. Jill Eyers melihat sisa-sisa mayat tersebut pada tahun 2008 di museum dan memutuskan untuk memeriksa mayat tersebut.

Kuburan Massal Bayi [Image Source]
Kuburan Massal Bayi [Image Source]
Dari hasil pemeriksaan tersebut, barulah diketahui bahwa bayi tersebut dikubur sekitar tahun 150-200 Masehi. Dr. Eyers berpikiran bahwa bayi tersebut mungkin dimakamkan oleh rumah pelacuran, tapi ia ragu dengan teori ini karena biasanya yang dimakamkan hanya bayi pria, bukan bayi wanita. Sementara yang ada di pemakaman tersebut adalah bayi laki-laki dan perempuan dalam jumlah yang hampir sama.

3. Kuburan Massal Paris

Awal tahun 2015, arkeologis memeriksa gudang bawah tanah sebuah toko Monoprix di Paris yang akan mengubah ruang tersebut menjadi tempat penyimpanan ekstra. Tapi ternyata kemudian ditemukanlah sisa-sisa tubuh manusia kurang lebih 200 orang. 8 Makam ditemukan di lokasi tersebut namung kemungkinan akan bisa ditemukan lebih banyak lagi jika mereka menggali lebih dalam.
Kuburan Massal Paris [Image Source]
Kuburan Massal Paris [Image Source]
Toko Monoprix sebenarnya memang dibangun di atas rumah sakit yang dibuka pada abad 12 hingga 17 bernama ‘Hopital de la Trinite’. Mayat tersebut diperkirakan dimakamkan di sekitar waktu yang sama. Sehingga kemungkinan mereka adalah korban epidemi massal yang kemungkinan muncul di Paris sekitar abad 14 dan 16.

4. Kuburan Massal di Cambridge

Di bawah bangunan St. John’s College di Universitas Cambridge, terdapat sebuah kuburan massal yang baru dievakuasi pada tahun 2011. Ada sekitar 1.300 sisa-sisa tubuh manusia yang ditemukan di kuburan ini.
Kuburan Massal di Cambridge [Image Source]
Kuburan Massal di Cambridge [Image Source]
Tempat ini merupakan lahan kuburan sebuah rumah sakit. Rumah sakit tersebut dijalankan oleh para pendeta dan ditujukan untuk masyarakat yang miskin. Kebanyakan tubuh yang ditemukan di sana diyakini adalah mayat pasien yang meninggal. Kuburan massal ini merupakan salah satu kuburan massal rumah sakit abad pertengahan terbesar yang pernah ditemukan.

5. Kuburan Massal Uffizi

Tahun 2014, kuburan massal berusia 1.500 tahun ditemukan di Florence di bawah galeri Uffizi. Lebih dari 60 mayat ditemukan di makam tersebut yang diperkirakan digali pada abad ke-5. Tubuh yang ditemukan di sana tidak memiliki tanda-tanda luka, terbakar, ataupun malnutrisi. Para ahli percaya bahwa mereka adalah korban epidemik seperti Black Death yang telah menewaskan ribuan orang di Eropa.
Kuburan Massal Uffizi [Image Source]
Kuburan Massal Uffizi [Image Source]
Hal lain yang membuat mereka menyimpulkan hal ini adalah karena mayat ini dimakamkan pada waktu yang sama. Para ahli yakin bahwa kuburan massal ini hanyalah sebagian kecil dari kuburan massal yang lebih besar dengan tubuh yang lebih banyak.

6. Kuburan Massal di Towton

Peperangan Towton adalah peperangan yang sudah terlupakan dalam sejarah, meskipun sebenarnya perang ini adalah yang paling besar dan paling berdarah yang pernah terjadi di Inggris. Peperangan besar ini menyebabkan kematian hingga sekitar 28.000 nyawa.
Kuburan Massal di Towton [Image Source]
Kuburan Massal di Towton [Image Source]
Tahun 1996, sebuah kuburan massal ditemukan oleh beberapa orang tukang sekitar 1,5 km dari lokasi peperangan. Dari 40 tulang yang ditemukan, 28 diantaranya masih dalam kondisi baik dan bisa diteliti. Dari sisa tulang yang ditemukan, terlihatlah tanda-tanda kekerasan. Selain itu, pakaian mereka juga dilucuti sebelum dikubur masal dan menurut hasil tes, mereka meninggal sekitar terjadinya peperangan tersebut sehingga para ahli percaya mereka adalah tentara yang meninggal saat perang.




Sumber :

KOTAK KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...